RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang Kembali Raih Dua Penghargaan Bergengsi

RAIH PENGHARGAAN : Direktur RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang, dr. Leli Puspitowati dan jajaran, berfoto usai menerima dua penghargaan di acara TOP BUMD AWARDS 2024 (Dok RSUD Merah Putih)

MAGELANG (wartamagelang.com) RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang kembali mempertahankan prestasi terbaiknya, dengan meraih dua penghargaan sekaligus. Yakni RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang ditetapkan sebagai TOP BUMD AWARDS 2024 #Star 4 dan dr. Leli Puspitowati, Direktur RSUD Merah Putih sebagai TOP CEO RSUD 2024.

Pemberian penghargaan diumumkan secara langsung pada “Puncak Acara Penghargaan TOP BUMD AWARDS 2024” pada Rabu, (20/03/2024), di Raffles Hotel, Jakarta. Top BUMD Awards 2024 kali ini mengangkat topik “Penguatan Tata Kelola dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”.

Setelah melalui tahapan penjurian dan wawancara dengan kriteria penilaian mengacu pada empat aspek penting untuk menentukan level bintang penghargaan dari Bintang 1 sampai yang tertinggi, yakni Bintang 5. RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang sendiri ditetapkan sebagai TOP BUMD AWARDS 2024 #Star 4.

Kepala Bidang Penunjang RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang, Supardjudi, menegaskan, kinerja keuangan, kinerja layanan hingga strategi manajemen yang dilakukan, menjadi nilai besar bagi RSUD Merah Putih untuk semakin berkembang.

Supardjudi menuturkan, keberhasilan RSUD Merah Putih sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), telah mencatatkan kinerja positif untuk pelayanan dan kinerja keuangan di sepanjang tahun 2023. Hal ini, kata Supardjudi, telah menghantarkan RSUD Merah Putih menjadi salah satu kandidat peraih penghargaan BUMD terbaik di Indonesia.

“Selain kinerja keuangan yang tentunya memberikan konstribusi dalam peningkatan PAD, kinerja layanan sepanjang tahun 2023 RSUD Merah Putih juga memiliki sejumlah prestasi membanggakan,” katanya.

Supardjudi mengatakan, sebagai rumah sakit yang terhitung masih baru, RSUD Merah Putih mampu tumbuh dan berkembang dengan pesat. Hal ini, kata Supardjudi, dilihat dari peningkatan kapasitas atau jumlah tempat tidur rawat inap yang semula 112 TT pada tahun 2020, saat ini memiliki 199 TT di tahun 2023.

“Penambahan poliklinik spesialias rawat jalan dari hanya 6 klinik spesialis saat ini terdapat 25 jenis layanan klinik rawat jalan. Penambahan sarana prasarana juga selalu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan mutu layanan. Selain penambahan dan peningkatan alat kesehatan modern juga penambahan sarana sejumlah ruang operasi yang memiliki standar internasional (Modular Operating Theatre). Ditahun ini RSUD Merah Putih juga menambah fasilitas pemeriksaan CT-Scan,” bebernya.

“Sementara jumlah kunjungan pasien rawat jalan pada tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 691,48% dibandingkan dengan tahun 2020,” tambahnya.

Direktur RSUD Merah Putih, dr. Leli Puspitowati, mengatakan bahwa RSUD Merah Putih terus melakukan perbaikan atau continuos improvement, dengan melakukan sejumlah inovasi layanan antara lain Trauma center komprehensif, Ponek without wall, penambahan Klinik Medical Check Up dan Klinik Eksekutif.

Pemanfaatan digital technologi untuk membangun digital culture di RSUD Merah Putih, kata dr. Leli, selalu dilakukan peningkatan menuju smart hospital.

Menurutnya, pengembangan SIMRS yang merupakan Penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) di seluruh unit pelayanan rumah sakit, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan melalui aksesibilitas yang mudah.

Diantaranya, kata dr. Leli, optimalisasi layanan rumah sakit mulai dari front office hingga back office, serta terintegrasi dengan pihak eksternal RS. Efisiensi dan efektivitas administrasi pengelolaan dan pengolahan data pasien, keuangan serta penunjang yang terintegrasi, terukur dan realtime akan menjadi dasar pengambilan keputusan secara efektif.

“KLIK MP merupakan aplikasi konten online sebagai marketing tools yang menyediakan kemudahan akses informasi dan layanan kepada pasien yang bermanfaat meningkatkan keterjangkauan Informasi, peningkatan efisiensi dan meningkatkan kualitas layanan. Pengantaran obat gratis (MPackage) yaitu program penghantaran obat gratis dimulai sejak tahun 2023 untuk memberi kemudahan bagi pasien,” ucapnya.

dr. Leli memastikan, efek pelayanan RSUD Merah Putih dapat dilihat dari survei kepuasan pelanggan. Skor Indeks Kepuasan Pelanggan RSUD Merah Putih tahun 2023 tercatat 87,94%. Menurutnya, keberhasilan RSUD Merah Putih meraih kinerja positif dan menghadirkan inovasi membanggakan tersebut, didukung dengan penerapan tata kelola yang baik oleh seluruh jajaran manajemen dan karyawan.

“RSUD Merah Putih dalam bidang pelayanan kesehatan diharapkan bisa bersinergi dan berkolaborasi meningkatkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, dengan diperolehnya penghargaan ini, akan memberi semangat lebih bagi seluruh civitas hospitalia RSUD Merah Putih untuk selalu meningkatkan pelayanan dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” tukasnya (ang/aha)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)