Pemkot Magelang Gelar Wisuda 530 Wirausaha Baru Batch 3

WISUDA WIRAUSAHA : Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz mengalungkan tanda lulus untuk wisuda wirausaha batch 3 (Dok Prokompim Kota Magelang)

KOTA MAGELANG (wartamagelang.com) Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang resmi mewisuda 530 wirusaha batch 3, Rabu (13/12/2023). Total hingga saat ini ada 1.530 (batch 1 dan 2) wirausaha baru, yang merupakan program Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang, dalam upaya mendukung kegiatan program Rodanya Mas Bagia dan Magelang Keren.

Turut hadir dalam Wisuda Wirausaha Batch 3 di Lapangan Tenis Indoor kompleks Gelora Sanden Kota Magelang, Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jateng, Ahmad Aziz, dan jajaran forkopimda.

Kepala Disnaker Kota Magelang, Wawan Setiadi mengatakan, wisuda batch 3 berjumlah 530 orang, dengan demikian ada total 1.530 (batch 1 dan 2). Kegiatan ini merupakan program Disnaker dalam upaya mendukung kegiatan program Rodanya Mas Bagia dan Magelang Keren.

“Tujuan program ini untuk menekan angka pengangguran terbuka. Pada saat pandemi Covid-19 ada 8,73 persen, tahun 2022 turun jadi 6,71 persen, dan tahun ini turun 1,6 persen atau di level 5,25 (3.300 orang),” sebut Wawan.

Capaian tersebut menjadikan Kota Magelang mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jateng sebagai daerah dengan penurunan angka pengangguran terbuka terbaik se-Jateng.

Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz menyampaikan, wisuda wirausaha tidak sekadar formalitas. Pemkot Magelang akan terus mendampingi dan memfasilitasi agar berkembang. Sebelum diwisuda mereka mendapat pelatihan seperti menjahit, tata boga, perbengkelan, tata rias, barista, desain grafis, marketing online, pertukangan, service HP, barbershop dan sebagainya.

“Tujuan SDGs adalah menciptakan lapangan kerja yang layak. Wisuda ini tidak sekadar formalitas tapi akan didampingi betul. Kita buka Alun-alun, Tidar Dudan, itu agar jenengan bisa buka lapak di sana,” katanya.

Dia berharap seluruh wisudawan, dari batch 1 sampai 3, bergerak semua. Dengan demikian pengangguran di Kota Magelang tuntas. Mereka juga diharapkan memberikan manfaat atau lapangan kerja baru bagi sekitarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jateng, Ahmad Aziz, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengapresiasi tinggi Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang yang menunjukkan komitmen untuk menekan tingkat pengangguran dan kemiskinan di wilayahnya. Salah satunya melalui program pelatihan kerja bagi masyarakat dalam rangka penciptaan wirausaha baru.

“Kami apresiasi Pemkot Magelang yang telah konsisten melakukan inovasi perluasan kesempatan kerja melalui penciptaan wirausaha baru yang tentu saja berdampak positif bagi pengurangan pengangguran dan kemiskinan di Kota Magelang dan di Jateng pada umumnya,” ujar Aziz.

Aziz menuturkan, sejauh ini Kota Magelang merupakan satu-satunya daerah di Jateng yang mengadakan wisuda wirausaha. Bahkan, Pemerintah Provinsi Jateng juga belum pernah melakukan program serupa. Pelatihan hingga wisuda wirausaha melibatkan masyarakat semua usia.

“Ada generasi muda, setengah tua dan tua, semua diberi kesempatan oleh Pemkot Magelang untuk berusaha dan meningkatkan kesejahteraan. Program ini menjadi strategi yang diharapkan dapat mengantisipasi pertumbuhan angka kemiskinan dan pengangguran. Ini jadi bekal masyarakat agar mampu bekerja atau berwirausaha secara mandiri,” papar Aziz (coi/aha)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)