Tingkatkan Produk Parekraf di Desa Wisata, Badan Otorita Borobudur Gelar Pelatihan

PELATIHAN PRODUK : Badan Otorita Borobudur memberikan apresiasi usai menggelar pelatihan dan penguatan produk parekraf (Dok BOB)

MAGELANG (wartamagelang.com) Badan Otorita Borobudur (BOB) berkolaborasi dengan PT. Jana Dharma Indonesia, menggelar pelatihan dan penguatan produk parekraf. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan produk parekraf di desa wisata penyangga Zona Otorita BOB

Pelatihan digelar selama 16 hari di 4 desa wisata yaitu Desa Wisata Sidoharjo, Desa Wisata Cacaban Kidul, Desa Wisata Menoreh dan Desa Wisata Menoreh. Peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 80 orang dari ke-empat desa wisata penyangga tersebut.

Direktur Utama, Badan Otorita Borobudur, Agustin Peranginangin, mengatakan, hari ini merupakan penutupan dari rangkaian acara kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Penguatan Produk Parekraf di Kawasan Pariwisata Borobudur. Pelatihan ini bertujuan untuk mendorong tercapainya Target Utama RPJM 2020-2024, serta fokus dalam mendukung Program Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) di Kawasan Pariwisata Borobudur.

“Harapannya setelah mendapatkan Pelatihan dan Pendampingan Penguatan Produk Parekraf, para peserta memiliki pengkayaan produk parekraf yang tertuang dalam katalog produk yang menarik, peningkatan kemampuan pemasaran baik offline maupun online sehingga mampu menggerakkan aktivitas perekonomian masyarakat disekitar Kawasan Pariwisata Borobudur dalam rangka Mendorong 4,4 juta Lapangan Pekerjaan s.d tahun 2024,” kata Agustin.

Agustin menuturkan, tujuan lain dari kegiatan ini yaitu, meningkatkan kompetensi SDM Pelaku Usaha Parekraf, guna menciptakan Produk Parekraf yang berdaya saing di Kawasan Pariwisata Borobudur melalui Pelatihan dan Pendampingan.

Selain itu, kata Agustin, bentuk sinergi dan implementasi pariwisata berbasis ekonomi kreatif,. Dapat dilihat, kata Agustin, bahwa seni, budaya, karakter daerah dan kerajinan khas daerah akan dioptimalkan menjadi suatu produk unggulan.

“Dan diharapkan dapat mempercepat pemulihan perekonomian melalui pertumbuhan usaha mikro, untuk menyediakan lapangan pekerjaan berbasis lokalitas dan meningkatkan konsumsi produk berbasis kebudayaan dan kreativitas local,” bebernya.

“Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan penguatan produk parekraf di kawasan pariwisata Borobudur ini, dapat meningkatkan ekosistem bisnis. Selain itu juga menjadikan UMKM naik kelas dan berdaya saing,” tambahnya (ang/aha)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)