Penandatanganan Kerja Sama Antara BNN Provinsi Jateng dan Pemkab Magelang Cegah Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika

Foto: Humas Prokompim Kabupaten Magelang

Penandatanganan kerja sama antara BNN Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Magelang yang berlangsung di Ruang Cemerlang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Senin (10/8/2026). Foto: Humas Prokompim Kabupaten Magelang

Magelang (wartamagelang.com) – Pemerintah Kabupaten Magelang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah memperkuat komitmen dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di kalangan generasi muda, melalui Gerakan Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti-Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika).

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara BNN Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Magelang yang berlangsung di Ruang Cemerlang, Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Senin (10/8/2026).

Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun bersama BNN Provinsi Jawa Tengah. Ia berharap Gerakan Ananda Bersinar tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari sekolah, guru, orang tua, hingga masyarakat.

“Melalui kerja sama ini saya berharap bukan hanya acara seremonial saja, tetapi juga melibatkan orang tua murid untuk membangun keterlibatan bersama, dan juga para gurunya. Jadi, semuanya harus ikut berperan dalam upaya pencegahan,” ungkapnya.

Bupati menegaskan, sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara menyeluruh melalui penguatan pengawasan, edukasi, serta kepedulian bersama terhadap lingkungan sekitar.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam memberikan pendampingan kepada anak. Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan pendekatan di sekolah, tetapi perlu diperkuat melalui lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Peran orang tua sangat penting dalam mendampingi anak. Jangan sampai pencegahan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Melalui kolaborasi antara BNN, Pemerintah Kabupaten Magelang, satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat, Gerakan Ananda Bersinar diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Magelang dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, sehat, berkarakter, dan memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan narkotika, sebagai bagian dari kontribusi menuju terwujudnya generasi Indonesia Emas 2045.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Agus Rohmat mengatakan, Gerakan Ananda Bersinar merupakan salah satu langkah strategis untuk membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.

Program tersebut menyasar peserta didik mulai jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Menurutnya, lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman sekaligus membentuk karakter anak agar mampu mengenali dan menjauhi bahaya narkotika.

“Program ini nantinya dapat disisipkan ke dalam berbagai mata pelajaran, seperti PJOK, agama, dan budi pekerti. Jadi, IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba) ini bukan merupakan mata pelajaran tersendiri,” ujar Agus.

Implementasi program dilakukan melalui Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN), yakni dengan mengintegrasikan materi pencegahan penyalahgunaan narkotika ke dalam sejumlah mata pelajaran. Dengan demikian, edukasi antinarkoba diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sehari-hari di sekolah.

Selain aspek pencegahan, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memperkuat deteksi dini terhadap indikasi penyalahgunaan narkotika, termasuk upaya penanganan dan rehabilitasi bagi pihak yang terdampak.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan oleh Kepala BNN Kabupaten Magelang, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan, kepala kesatuan bangsa dan politik, perwakilan guru dengan disaksikan langsung oleh bupati Magelang dan kepala BNN Jawa Tengah. (wq)

CATEGORIES
Share This