UPA Perpustakaan UNTIDAR Gelar Seminar Menulis dan Submit Jurnal Internasional

SEMINAR MENULIS : UPA Perpustakaan UNTIDAR menggelar seminar menulis dan jurnal internasional (Dok Humas UNTIDAR)
KOTA MAGELANG (wartamagelang.com) – Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Tidar (UNTIDAR), Selasa (19/5/2026), menggelar seminar bertajuk “Nulis Dulu Terbit Kemudian”, dengan menghadirkan Agus Mulyadi, pemilik Akal Buku sekaligus penulis terkenal asal Magelang.
Seminar ini bagian dari Pekan Perpustakaan 2026, bertujuan mengombinasikan penguatan aspek akademik dan motivasi kewirausahaan bagi civitas akademika.
Pria yang juga akrab disapa dengan Agus Magelangan tersebut membagikan kisah inspiratifnya merintis karier dari seorang penjaga warnet hingga sukses mendirikan toko buku independen (indi). Ia menekankan bahwa menjadi kaya dari menulis buku memang tidak semudah yang dibayangkan, namun menulis adalah wadah yang sangat tepat untuk menyalurkan passion.
“Tulis saja dulu, ada ide apa saja ditulis. Kuncinya jangan takut. Bahkan tulisan saya yang laku itu berasal dari catatan keseharian saya. Seni Memahami Kekasih itu kan kisah saya sama istri saya, orang miskin ketemu orang miskin,” ungkapnya.
Agus juga memberikan edukasi mengenai karakteristik toko buku konvensional dengan toko buku indi, di mana toko buku indi memiliki segmentasi yang berbeda, yakni buku-buku berskala cetak kecil hingga buku-buku langka yang dijual sangat terbatas.
Acara seminar juga dilaksanakan sosialisasi akses dan layanan dari Perpustakaan UNTIDAR. Sosialisasi dilakukan oleh kelima finalis Duta Baca Untidar, yakni Citra Ragil yang mensosialisasikan Jurnal Wiley, Ulfa Septiani yang mensosialisasikan repositori, Juniartha yang mensosialisasikan mengenai ScienceDirect, Lailatul Isti’ana yang mensosialisasikan iUntidar, dan Aditya Bayu yang mensosialisasikan Layanan Bebas Pustaka.
Selain memberikan stimulasi di bidang wirausaha toko buku, UPA Perpustakaan UNTIDAR juga memberikan sosialisasi Submit dan Akses Jurnal Internasional serta pendampingan manuskrip kepenulisan pada Rabu (20/5/2026).
Kepala UPA Perpustakaan Untidar, Hari Wahyono, berharap, melalui pendampingan ini dapat memicu dosen dan mahasiswa untuk aktif menembus jurnal bereputasi global memanfaatkan fasilitas database ilmiah yang telah dilanggan universitas.
“Seminar ini sekaligus menjadi stimulasi bagi para dosen dan mahasiswa, supaya publikasi kita bisa selangkah lebih maju. Terlebih sekarang kampus sudah memfasilitasi dengan Wiley dan ScienceDirect,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut menegaskan komitmen UPA Perpustakaan Untidar dalam menyeimbangkan prestasi ilmiah dengan kreativitas dan semangat kemandirian (had/aha)
