Lebih Dekat dengan Masyarakat, Gebyar PKK Temanggung Hadirkan Layanan Publik Gratis hingga UMKM

Foto: nadhifa4wartamagelang.com

Gebyar PKK yang digelar di kawasan City Walk Temanggung, Jumat (4/9/2026). Foto: nadhifa4wartamagelang.com

TEMANGGUNG (wartamagelang.com)  — Masyarakat Kabupaten Temanggung kini dapat mengakses berbagai pelayanan publik dengan lebih mudah dan dekat melalui Gebyar PKK yang digelar di kawasan City Walk Temanggung, Jumat (4/9/2026). Selain menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat, kegiatan rutin TP PKK Kabupaten Temanggung tersebut menghadirkan sejumlah layanan publik secara gratis dalam satu lokasi.

Berbagai layanan yang biasanya mengharuskan masyarakat mendatangi kantor atau fasilitas pelayanan masing-masing, dalam kegiatan ini dapat diakses bersamaan dengan suasana yang lebih terbuka dan santai. Mulai dari pelayanan administrasi kependudukan (adminduk), layanan kesehatan, hingga pelayanan yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas.

Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti jajaran pengurus TP PKK, instansi Pemerintah Kabupaten Temanggung, pelaku UMKM dan masyarakat umum. Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut menjadi sarana mempertemukan pemerintah dengan masyarakat sekaligus membuka akses pelayanan secara langsung.

Ketua TP PKK Kabupaten Temanggung, Panca Dewi Agus Setyawan, mengatakan pendekatan pelayanan melalui Gebyar PKK merupakan upaya untuk membuat layanan pemerintah semakin mudah dijangkau masyarakat.

“Karena pelayanan publik harus semakin dekat dengan masyarakat. Jangan sampai masyarakat harus datang ke banyak tempat hanya untuk mendapatkan layanan yang berbeda. Melalui Gebyar PKK, kami mencoba mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan itu bisa dilakukan dengan suasana yang lebih santai, ramah dan humanis,” ujar Panca Dewi.

Ia menegaskan, keberadaan berbagai layanan dalam satu kegiatan tidak sekadar untuk meramaikan Gebyar PKK, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Gebyar PKK bukan sekadar gebyar acaranya, tetapi gebyar manfaatnya. Kami ingin masyarakat datang mendapatkan pelayanan, pulang membawa manfaat, dan merasakan bahwa pemerintah bersama PKK benar-benar hadir di tengah mereka,” katanya.

Layanan Gratis hingga Ruang Inklusif

Pada Gebyar PKK kali ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Temanggung membuka layanan administrasi kependudukan secara gratis. Masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan tersebut untuk pembuatan maupun pembaruan dokumen kependudukan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung menyediakan layanan fisioterapi gratis bagi masyarakat. Gebyar PKK juga menghadirkan layanan pijat tradisional yang dilakukan siswa-siswi disabilitas netra dari Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra (PPSDSN) Penganthi Temanggung.

Kehadiran layanan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa ruang pelayanan publik dapat dirancang lebih inklusif dengan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan mereka di tengah masyarakat.

Menurut Panca Dewi, keberhasilan Gebyar PKK tidak semata-mata diukur dari jumlah pengunjung atau kemeriahan acara, tetapi dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Ukuran keberhasilan kami bukan seberapa ramai acaranya, tetapi seberapa banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat. Kalau ada warga yang dokumennya menjadi lengkap, ada yang mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal, atau pelaku UMKM mendapatkan pelanggan baru, berarti kegiatan ini memberikan dampak,” tegasnya.

UMKM Catat Transaksi Rp35,9 Juta

Selain mendekatkan pelayanan publik, Gebyar PKK juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk sekaligus memperluas akses pasar.

Sebanyak 36 stan UMKM ikut meramaikan kegiatan, terdiri atas 26 stan di tenda utama dan 10 stan di tenda portable. Produk yang ditawarkan beragam, mulai hasil pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan, baik berupa hasil bumi maupun produk olahan, hingga aneka produk kerajinan dan kuliner masyarakat.

Sekretaris TP PKK Kabupaten Temanggung, Andina, mengatakan berdasarkan pendataan transaksi pada akhir kegiatan, nilai penjualan seluruh stan UMKM mencapai Rp35.967.000.

“Omzet transaksi harian dalam Gebyar PKK hari ini berhasil menembus angka Rp35.967.000,” kata Andina.

Ia menjelaskan, TP PKK secara rutin melakukan pendataan omzet setiap stan sebagai bahan evaluasi penyelenggaraan Gebyar PKK. Data tersebut digunakan untuk melihat perkembangan penjualan, mengetahui kelebihan dan kekurangan pelaksanaan kegiatan, serta menyusun strategi agar kesempatan pemasaran bagi UMKM dapat semakin berkembang pada pelaksanaan berikutnya.

Dengan menggabungkan pelayanan publik, kegiatan kesehatan, pemberdayaan kelompok disabilitas dan promosi UMKM dalam satu ruang, Gebyar PKK diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi menjadi salah satu sarana mendekatkan pelayanan pemerintah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung. (nadhifa4wartamagelang) (wq)

CATEGORIES
Share This