Manfaatkan Kulit Buah Nanas, Mahasiswa UNTIDAR Inovasikan Menjadi Permen Gummy

KARYA MAHASISWA : Mahasiswa Universitas Tidar berhasil memanfaatkan kulit buah nanas menjadi permen gummy (Dok Humas UNTIDAR)

MAGELANG (wartamagelang.com) – Mahasiswa Universitas Tidar (UNTIDAR) berhasil memanfaatkan kulit buah nanas menjadi permen gummy melalui inovasi dengan nama Pine-Clean Gummy. Inovasi ini lahir dari keprihatinan mereka karena selama ini masyarakat utamanya di daerah magelang hanya memanfaatkan daging buah nanas saja sementara kulitnya tidak dimanfaatkan.

Pemilihan permen gummy menjadi hasil inovasi ini dipilih karena dirasa memiliki daya tarik tersendiri bagi target pasar mereka yaitu anak muda. Melalui program kemahasiswaan PKM-K mereka melakukan pengembangan, percobaan, produksi, pemasaran, dan evaluasi.

“Kami melakukan produksi awal pada bulan mei 2026 kemudian lanjut lagi di bulan juni dan Agustus. Nah selama masa produksi itu kami selalu evaluasi agar produk semakin baik,” kata Athira Nida Khuliana ketua Kelompok, Selasa, (29/9/2026).

Meskipun belum dilakukan pengujian laboratorium untuk menguji secara kuantitatif kandungan gizi dari produk ini, kedepannya pengujian ini akan menjadi salah satu prioritas dalam rangka pengembangan inovasi ini.

“Tentunya agar informasi yang kami berikan dan kualitas inovasi kami memiliki dasar ilmiah yang kuat,” unkgap Athira.

Kulit nanas tidak langsung dimanfaatkan begitu saja, tetapi terdapat proses pengolahannya. Dalam proses produksi, kulit nanas melalui beberapa tahapan, yaitu pembersihan, penghalusan, penyaringan, pemasakan, pencetakan, dan pengemasan. Ekstrak yang diperoleh kemudian diolah bersama bahan pendukung seperti gelatin, gula, dan asam sitrat untuk menghasilkan tekstur gummy. Pada tahap ini evaluasi terhadap tekstur, bentuk, dan ketahanan produk menjadi fokus utama.

“Jadi karena ini alami, ketahanan produk terhadap suhu dan sinar matahari menjadi aspek yang menantang, jadi kami akan terus mencari Solusi dari permasalahan ini,” ujarnya.

Athira mengungkapkan keunggulan inovasi Pine-Clean Gummy terletak pada pemanfaatan ekstrak kulit nanas dengan konsep zero waste. Umumnya permen gummy lebih berfokus pada rasa, bentuk, dan kemasan, tetapi Pine-Clean Gummy ingin memberikan nilai tambah dengan memanfaatkan bagian kulit buah yang sebelumnya kurang dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

“Target market kami umum ya semua kalangan, tapi fokus utamanya anak – anak dan pelajar karena ya kami rasa mereka lebih suka permen gummy,” ungkapnya.

Saat ini Pine-Clean Gummy hanya memiliki satu rasa saja yaitu original, sehingga rasa  cenderung manis asam alami nanas. Karena dalam proses produksi tidak menggunakan bahan pengawet ataupun pewarna buatan.

“Tentu kami akan terus melakukan produksi, harapannya nanti inovasi ini akan dikenal dan tentunya diminati oleh banyak masyarakat,” pungkasnya (had /aha)

CATEGORIES
Share This