SMA Taruna Nusantara Kampus Magelang Gelar MSI–LKIP 2026

TINJAU KARYA : Kepala SMA Taruna Nusantara Magelang, Mayor Jenderal TNI M.I. Gogor A. A. meninjau karya para pelajar dalam kompetisi nasional Matematika Sains Inggris atau MSI XXIII dan Lomba Karya Inovasi Pelajar atau LKIP XIII (Dok Humas SMA TN Magelang)

MAGELANG (wartamagelang.com) – SMA Taruna Nusantara Kampus Magelang menyelenggarakan kompetisi nasional Matematika Sains Inggris (MSI) XXIII dan Lomba Karya Inovasi Pelajar (LKIP) XIII pada 23–25 Oktober 2026. Mengusung tema “Ignite the Future”, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar SMP sederajat dari seluruh Indonesia, untuk mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan.

MSI–LKIP 2026 mencatat 2.663 pendaftar, dengan 247 peserta dijadwalkan mengikuti babak kompetisi secara langsung di SMA Taruna Nusantara Magelang. Kompetisi mempertandingkan lima cabang, yaitu Olimpiade Akademik, Olimpiade Kepemimpinan, Speech, Karya Ilmiah, dan Poster.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan Olimpiade Kepemimpinan pada Jumat (23/10/2026) di Balairung Pancasila, dipimpin oleh Kepala SMA Taruna Nusantara Magelang, Mayor Jenderal TNI M.I. Gogor A. A. Dalam amanatnya, beliau menekankan bahwa setiap peserta merupakan calon pemimpin bangsa.

“Kepemimpinan dimulai dari kemampuan mengendalikan diri, sedangkan kompetisi sejatinya merupakan upaya menjadi pribadi yang lebih baik, bukan sekadar mengalahkan orang lain. Para peserta juga diajak menjunjung tinggi sportivitas dan saling belajar,” kata Mayjen Gogor.

Selama tiga hari dua malam, peserta Olimpiade Kepemimpinan memperoleh pengalaman kehidupan berasrama di SMA Taruna Nusantara, mulai dari pembinaan kedisiplinan, latihan baris-berbaris, pembiasaan hidup mandiri, hingga asesmen kognitif, penulisan esai, pemecahan masalah, dan orasi bela negara.

Pada Minggu (25/10/2026), seluruh cabang MSI–LKIP 2026 resmi dibuka di Balairung Pancasila. Penyelenggaraan kompetisi melibatkan dewan juri dari berbagai perguruan tinggi, termasuk akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Semarang (UNNES), serta Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Suasana kompetisi berlangsung penuh antusiasme. Pada Olimpiade Akademik, peserta menguji kemampuan Matematika, Fisika, Biologi, dan Bahasa Inggris. Cabang Speech menampilkan kemampuan berpidato dalam bahasa Inggris, sedangkan Olimpiade Kepemimpinan menguji kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi, dan mengambil keputusan. Sementara itu, LKIP Poster menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kreativitas melalui karya visual digital.

Daya tarik lainnya terlihat pada LKIP Karya Ilmiah, ketika para pelajar mempresentasikan berbagai inovasi untuk menjawab persoalan nyata di masyarakat. Beberapa karya yang ditampilkan antara lain Solar-Powered Atmospheric Water Harvester untuk pemanenan air dari udara, COCO-PRESS berupa sensor tekanan berbahan komposit karbon tempurung kelapa, serta sistem pemilahan sampah otomatis berbasis Arduino.

Inovasi lain mencakup Karapanrace, permainan edukatif untuk pelestarian budaya karapan sapi Madura; SIREVEST, sistem keselamatan pekerja berbasis Internet of Things (IoT); serta Wicara-AI, aplikasi aksesibilitas bagi penyandang tuli berbasis Edge Computer Vision. Melalui sesi presentasi dan penjurian, para peserta memperoleh kesempatan menjelaskan metode penelitian, mempertahankan gagasan, dan menerima masukan dari akademisi.

Lebih dari sekadar kompetisi, MSI–LKIP 2026 juga meninggalkan kesan mendalam bagi peserta dan orang tua. Anak Agung Gde Bagus Rama Aditya Putra dari SMP Balihati, Bali, mengaku bangga dapat mengikuti perlombaan di SMA Taruna Nusantara yang menjadi sekolah impiannya sejak kecil. Sementara itu, Quinza Aleysia Giselda Kurniawan dari SMP Negeri 1 Yogyakarta memperoleh pengalaman baru dalam melakukan penelitian dan mempresentasikan karya ilmiah.

Pengalaman pendidikan karakter juga dirasakan Ezra Manggala dari Jember melalui kegiatan Olimpiade Kepemimpinan. Para orang tua turut mengapresiasi kesempatan anak-anak mereka mengenal langsung lingkungan pendidikan SMA Taruna Nusantara, membangun persahabatan lintas daerah, serta memperoleh pembelajaran mengenai kedisiplinan dan kemandirian.

Rangkaian MSI–LKIP 2026 mencapai puncaknya melalui penganugerahan penghargaan (awarding) dan penutupan pada Minggu (25/10/2026) di Balairung Pancasila. Para juara menerima medali, piagam penghargaan, dan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kerja keras selama mengikuti kompetisi.

Pada MSI Olimpiade Akademik, juara pertama diraih Farrel Atharizz Fitratillah dari SMP Negeri 1 Lamongan. Cabang Olimpiade Kepemimpinan dimenangkan Made Dendhy Putra Mahardika dari SMP Negeri 1 Singaraja, sedangkan juara pertama Speech diraih Ellora Christy Callysta Pasodung dari John Paul’s Junior High School.

Pada LKIP Karya Ilmiah, juara pertama bidang IPA dan Lingkungan diraih Agung Putra Rafi Adibrata dari MTsN 2 Bondowoso; Teknik Rekayasa dan Manufaktur oleh Muhammad Rif’at Luthfi Kahfi dari SMP Swasta Shafiyyatul Amaliyyah; Sosial, Humaniora, dan Kebudayaan oleh Krisna Athalla Zaky Wiratama dari SMP Global Islamic School; serta Teknologi Informatika, Komputasi, dan Inovasi Digital oleh Fardan Zaki Ardianto dari SMP Negeri 2 Magelang. Sementara itu, juara pertama LKIP Poster diraih Valeska Queenof Prayogo dari SMP Negeri 5 Yogyakarta.

Melalui MSI–LKIP 2026, SMA Taruna Nusantara menegaskan komitmennya dalam mengembangkan potensi generasi muda melalui kompetisi yang memadukan keunggulan akademik, inovasi, pendidikan karakter, dan kepemimpinan. Sejalan dengan semangat “Ignite the Future”, kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga membentuk generasi muda yang kreatif, berintegritas, berwawasan luas, dan siap memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa (had/aha)

CATEGORIES
Share This