Rayakan HUT Ke-57, Bank Bapas 69 Gelar Kejuaraan Renang Pemula

Bapas 69 Cup Tahun 2026 di Kolam Renang Banjarmakmur, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Minggu (20/9/2026). Foto: Uwek/wartamagelang.com
MAGELANG (wartamagelang.com) – Sebanyak 345 perenang cilik berusia 6 hingga 11 tahun di wilayah eks-Karesidenan Kedu mengikuti kejuaraan renang pemula Bapas 69 Cup Tahun 2026 di Kolam Renang Banjarmakmur, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Minggu (20/9/2026).
Kejuaraan renang yang diikuti oleh peserta dari 31 sekolah maupun klub renang ini mempertandingkan berbagai nomor perlombaan. Ajang olahraga tingkat pemula ini diselenggarakan secara khusus dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 PT BPR Bank Bapas 69 (Perseroda) Magelang.
Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69 Magelang, Rohmad Widodo, yang diwakili Kepala Biro Pemasaran Bank Bapas 69 Magelang, Yofan Gustama mengatakan, kejuaraan ini lebih dari sekadar perayaan hari jadi perusahaan.
“Kejuaraan ini memang merupakan rangkaian untuk mengisi HUT ke-57 PT BPR Bank Bapas 69. Namun lebih dari itu, event ini adalah perwujudan konsep sport tourism yang kami harapkan dapat menghidupkan kawasan Magelang, baik secara perputaran ekonomi maupun interaksi kemasyarakatan,” kata Yofan saat membacakan sambutan Direktur Utama.
Yofan menambahkan, keterlibatan berbagai pihak di tingkat desa dalam ajang ini juga selaras dengan upaya perusahaan untuk mendorong kemandirian dan memaksimalkan potensi desa setempat.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kota Magelang, HIR Jatmiko yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas komitmen BPR Bank Bapas 69 Magelang dalam mewadahi bakat-bakat perenang muda.
Jatmiko yang juga Anggota DPRD Kota Magelang itu menilai bahwa menghadirkan perlombaan di usia dini adalah modal krusial untuk melahirkan atlet renang yang andal.
“Tujuan utama dari kejuaraan seperti ini adalah sebagai ajang untuk mempersiapkan bibit-bibit atlet pemula. Kita butuh iklim kompetisi yang sehat agar anak-anak ini siap secara mental dan fisik untuk menghadapi event-event yang lebih besar di masa mendatang, baik itu di tingkat daerah, regional, bahkan hingga tingkat nasional,” tegas Jatmiko.
Lebih lanjut, Jatmiko berharap ajang Bapas 69 Cup ini bisa terus berlanjut guna melahirkan para atlet renang potensial dari jenjang sekolah maupun perkumpulan di daerah.
Selain menjadi ajang pembibitan olahraga, momentum kejuaraan ini juga menandai dibukanya kembali Kolam Renang Banjarnegoro untuk masyarakat umum.
“Dengan dibukanya kembali sarana ini, ke depannya kami berharap kolam renang ini bisa menjadi pusat fasilitas berlatih bagi klub-klub maupun sekolah, dan melahirkan prestasi untuk anak-anak kita,” tutur dia.
Ajang pembukaan ini turut mengundang dan dihadiri oleh jajaran Forkompimcam Mertoyudan, perangkat Desa Banjarnegoro, dan tamu undangan lainnya. (wq)
