Pemkot Magelang Dorong Akselerasi Digitalisasi UMKM

DIGITALISASI UMKM : Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyampaikan bahwa Pemkot telah mendorong digitalisasi UMKM (Dok Prokompim Kota Magelang)

KOTA MAGELANG (wartamagelang.com) Pemkot Magelang menyelenggarakan Workshop UMKM Cerdas Digital yang berlangsung di kawasan Alun-Alun Kota Magelang, Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang masih dalam rangkaian Magelang Fair 2026 ini, dirancang untuk membekali para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan teknologi digital.

Langkah ini dinilai perlu guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal di era ekonomi modern. Hadir dalam acara tersebut, Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Ari Anindya Hartika, yang memaparkan langkah strategis pemerintah pusat dalam mendukung ekosistem digital. Salah satunya adalah pengembangan super-app bernama SAPA UMKM.

“Kementerian UMKM saat ini tengah membangun super aplikasi SAPA UMKM. Melalui platform ini, pelaku usaha akan lebih mudah mengakses berbagai layanan dan dukungan untuk mengembangkan bisnis mereka,” ujar Ari.

Sejalan dengan visi tersebut, Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono menyatakan penguasaan pemasaran digital sudah menjadi kebutuhan mutlak.

Ia pun berharap pelaku UMKM di wilayahnya mampu menangkap peluang besar di pasar digital yang kian terbuka luas.

“Kita membutuhkan talenta-talenta wirausaha yang melek digital. Pasar saat ini sangat luas, dan kami ingin mencetak lebih banyak pengusaha Kota Magelang yang mampu bersaing dan berkembang,” tegas Damar.

Selain mendorong penggunaan platform SAPA UMKM, Damar juga ingin para pelaku UMKM menjaga kualitas produk. Menurutnya, secanggih apa pun pemasaran digital yang dilakukan, kualitas produk tetap menjadi kunci utama untuk memenangkan kompetisi di berbagai marketplace.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang, Saifullah, berharap ilmu yang dibagikan dalam workshop ini tidak berhenti pada peserta saja.

Ia mendorong para peserta untuk menjadi motor penggerak bagi pelaku usaha lainnya di tingkat kelurahan.

“Mengingat keterbatasan kuota, kami berharap peserta yang hadir hari ini dapat menularkan ilmu serta wawasan digital yang telah diperoleh kepada rekan-rekan pelaku UMKM lainnya di wilayah kelurahan masing-masing,” pungkas Saifullah (had/aha)

CATEGORIES
Share This