200 Pemuda Ikuti Pelatihan Kepemudaan “Local Champion” Kota Magelang

Foto: Humas Prokompim Kota Magelang

Pelatihan Kepemudaan “Local Champion” Kota Magelang Tahun 2026 di Pendopo Pengabdian Kota Magelang, Selasa (26/5/2026). Foto: Humas Prokompim Kota Magelang

KOTA MAGELANG (wartamagelang.com) – Sebanyak 200 pemuda mengikuti pelatihan Kepemudaan “Local Champion” Kota Magelang Tahun 2026 di Pendopo Pengabdian Kota Magelang, Selasa (26/5/2026).

Para peserta merupakan pemuda produktif dari berbagai bidang dari 17 kelurahan di Kota Magelang.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang itu dibuka oleh Wali Kota Magelang Damar Prasetyono.

Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kota Magelang, Yulis Indarwati, mengatakan kegiatan tersebut mendukung program “Prodamai” yang diusung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang.

Program itu mencakup lima bidang utama, yakni pendidikan, kebudayaan, teknologi informasi, lingkungan hidup, dan pangan.

Menurut Yulis, pelatihan tersebut diharapkan mampu mendorong keterlibatan aktif para pemuda di lingkungan masing-masing sesuai bidang dan potensi yang dimiliki.

“Pemuda di Kota Magelang diharapkan menjadi generasi yang produktif dan aktif berkontribusi di masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya juga berharap para pemuda dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan maupun pemerintahan, termasuk dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat RT dan RW.

Dalam kegiatan itu, hadir sebagai narasumber Makmur Efendi selaku Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Provinsi Jawa Tengah dan Pemuda Pelopor Nasional, Joko Susilo.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menegaskan generasi muda adalah penggerak perubahan di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat. Ia menyebut konsep “Local Champion” bukan sekadar menjadi yang terbaik untuk diri sendiri, tetapi juga mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Menurutnya, seorang local champion adalah pemuda yang mampu melihat persoalan di sekitarnya dan memilih menjadi bagian dari solusi. Selain memiliki gagasan, pemuda juga dituntut berani memulai langkah nyata demi menghadirkan perubahan positif.

“Pemerintah Kota Magelang berkomitmen terus membuka ruang partisipasi dan kolaborasi bagi generasi muda. Pemuda tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai mitra dan penggerak pembangunan itu sendiri,” katanya. (wq)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)