Bupati Magelang Hadiri Pelantikan IKPM Gontor Magelang

Foto: Humas Prokompim Kabupaten Magelang

Pelantikan Pengurus IKPM Darussalam Gontor Cabang Magelang periode 2026-2031 resmi dilantik di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Minggu (12/4/2026). Foto: Humas Prokompim Kabupaten Magelang

Magelang (wartamagelang.com) – Pengurus Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Darussalam Gontor Cabang Magelang periode 2026-2031 resmi dilantik dalam prosesi khidmat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Minggu (12/4/2026).

Pelantikan ini serangkaian dengan peringatan satu abad berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor. Hadir dalam pelantikan tersebut Bupati Magelang, Grengseng pamuji, pengurus pusat IKPM, pimpinan pondok pesantren, alumni, dan tokoh masyarakat.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, dalam sambutannya menegaskan, tantangan global saat ini menuntut perubahan cara pandang, khususnya dalam memahami konsep kekuatan dan pertahanan.

Ia menyampaikan, paradigma perang telah bergeser dari kekuatan fisik menuju penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Dulu perang identik dengan kekuatan fisik dan senjata. Saat ini, perang bisa dilakukan dari jarak jauh. Ini adalah perang ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Menurutnya, ke depan bangsa yang unggul adalah bangsa yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, bukan semata mengandalkan kekuatan militer konvensional.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia. Ia mengajak masyarakat, khususnya alumni Gontor, untuk tidak terjebak dalam perdebatan internal yang berpotensi menghambat kemajuan.

“Jika kita masih disibukkan dengan perdebatan internal, kita akan tertinggal. Masa depan bangsa ini ditentukan oleh ilmu,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong IKPM untuk berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ketua IKPM Magelang periode 2026-2031, Hermawan menyampaikan, amanah kepengurusan merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.

“Kami merasakan amanah ini sebagai kebahagiaan sekaligus tantangan. Kami memohon bimbingan dari para masyayikh dan pengurus sebelumnya,” harapnya.

Ia menjelaskan, langkah awal kepengurusan adalah memperkuat konsolidasi internal melalui kebersamaan.

“Program awal kami adalah tajammu’ atau berkumpul bersama. Dari sana akan lahir ide, kekuatan, dan langkah nyata organisasi,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk meluruskan niat dalam berorganisasi.

“Hidupilah IKPM, jangan menggantungkan hidup pada IKPM,” pesannya.

Ketua IKPM Magelang sebelumnya, Khalil, dalam kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama masa kepemimpinannya.

“Selama kurang lebih 16 tahun, tentu masih banyak kekurangan dan program yang belum terlaksana. Kami berharap pengurus baru dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dengan lebih baik,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, IKPM Magelang terus menunjukkan perkembangan positif, termasuk meningkatnya kepercayaan dari pimpinan pondok dalam berbagai kegiatan.

Perwakilan Pengurus Pusat IKPM, Saiful Anwar menegaskan, Magelang memiliki hubungan historis yang kuat dengan Pondok Modern Darussalam Gontor.

“Magelang memiliki ikatan sejarah dan perjuangan yang panjang dengan Gontor,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan Gontor tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kontribusi nyata di masyarakat.

“Yang diharapkan bukan hanya output, tetapi outcome, yakni bagaimana alumni memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui pelantikan ini, diharapkan IKPM Magelang semakin memperkuat peran alumni dalam pembangunan daerah, serta berkontribusi dalam mencetak generasi yang berkarakter, mandiri, dan unggul di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. (wq)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)