Candi Borobudur Akan Dibuka, Kapolres Magelang Minta Anggota Gencarkan Sosialisasi Prokes

TEKANKAN PROKES : Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun meminta para anggotanya agar gencar mengingatkan prokes kepada masyarakat, terlebih menjelang dibukanya beberapa destinasi wisata (Dok Humas Polres Magelang)

MAGELANG (wartamagelang.com) Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, meminta seluruh anggotanya, untuk terus mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) secara ketat kepada masyarakat. Hal ini mengingat akan segera dibukanya beberapa destinasi wisata, termasuk Candi Borobudur.

Hal ini disampaikan Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun saat apel jam pimpinan, kemarin. Kapolres mengingatkan, seorang anggota Polri harus menjadi teladan bagi orang-orang disekitarnya dan masyarakat pada umumnya.

Untuk itu, di masa pandemi ini ada keharusan mentaati protokol kesehatan terhadap siapa pun, maka seorang anggota Polri harus memberi contoh. Termasuk disiplin memakai masker di setiap melaksanakan tugas dan kegiatan.

“Saya mengingatkan kepada diri saya sendiri dan kepada rekan-rekan untuk mentaati protokol kesehatan, salah satunya yakni penggunaan masker. Menggunakan  masker yang betul adalah menutupi hidung bukan untuk menutupi dagu maupun menutupi dahi,” kata Kapolres.

Sajarod mengingatkan, saat ini sudah muncul virus Corona varian baru. Sehingga semua secara bersama-sama mengantisipasi dan mencegah penyebarannya. Disiplin protokol kesehatan menjadi hal yang harus dikedepankan.

“Setiap ada kegiatan apel tolong gunaan masker yang benar. Silakan pakai masker berlapis dengan masker berlogo TNI-Polri berada di luar,” tegas Kapolres.

Sajarod juga meminta para Kapolsek untuk pemasangan spanduk imbauan penggunaan masker yang memuat foto Presiden RI, agar dikoordinasikan dengan Instansi ataupun perusahaan. Sehingga mereka juga ikut melakukan pemasangan imbauan tersebut.

“Kepada para Kapolsek, imbauan itu untuk segera ditindaklanjuti. Karena kalau bukan kita siapa lagi yang mengingatkan. Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” tandasnya.

Sajarod mengungkapkan, pentingnya sosialisasi prokes sebab sebentar lagi berbagai destinasi wisata akan dibuka kembali untuk dikunjungi. Sebagaimana informasi dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, bahwa candi Borobudur itu akan dibuka kembali.

“Otomatis akan mendatangkan wisatawan, baik itu dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini perlu kita antisipasi sehingga jangan sampai terjadi kluster baru, kluster Candi Borobudur,” tukasnya (ang/aha)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)